Diary Guru

Gebyuran

“Ada tiga unsur yang menyebabkan terjadinya kebakaran, yakni material, udara, dan sumber api…” Kalimat di atas adalah cuplikan penjelasan dari UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman ketika Taman Tahfidz Anak (TTA) Al Wahdah Yogyakarta berkunjung kesana. Materi tidak hanya disampaikan secara monoton, namun dengan sajian yang asyik dan menyenangkan. Acara yang diadakan pada Hari Kamis, 2 November 2017 ini diikuti oleh para santri dengan sangat antusias. Mereka tampil dengan percaya diri menjadi petugas pemadam kebakaran, memakai seragam dan segala perlengkapan yang disediakan. Agenda kunjungan ini semakin terasa menarik ketika beberapa ustadzah dan santri melakukan simulasi sederhana memadamkan api dengan karung goni basah. Namun, nampaknya para santri paling tertarik dengan acara simulasi pemadaman api besar atau “gebyuran” sebagai penutup kunjungan ini. Beginilah kami belajar, melalui kegiatan bermain yang menyenangkan. (Intan Kumalasari)

Dunia Orang Tua

Bukan Sekadar Memanah

Memanah bukan sekadar melesatkan anak panah dari busurnya. Ada nilai pelajaran mahal dari kegiatan yang dalam bahasa arab disebut  rimayah ini. Salah satunya yaitu sebagai sarana ta’dib atau penanaman nilai adab kepada para peserta. Ustadz Adi Bayu Nugroho selaku pelatih ekstra unggulan sekolah yang juga merupakan atlit nasional memanah berkuda ini menyampaikan bahwa siswa perlu mengetahui adab-adab memanah terlebih dahulu. Baik materi adab pemanah muslim secara umum, maupun adab terhadap para guru, para ahli, para senior dan rekan-rekannya sesama pemanah. Berikut terkait materi adab-adab sebelum memanah hasil  rangkuman dari berbagai kitab panahan peradaban Islam yang beliau bagian kepada pemerhati pendidikan di sekolah Al Wahdah. Adab dan Akhlak terhadap Guru, Ahli, Senior: 1. Rendah hati dan hormat dalam bersikap kepada guru, ahli, dan senior. 2. Sopan dan ramah dalam berbicara kepada guru, ahli, dan senior. 3. Memahami kebiasaan, adat istiadat, tata krama, perilaku keseharian maupun tata cara pelatihan guru, ahli, dan…

Dunia Orang Tua

Tanda Lahirnya Generasi Baru

Menarik dikaji bahwa RasuluLlah shallaLlahu alaihi wa sallam menggambarkan umat ini akan terjangkit “Al Wahn“. Wa mal wahn yaa RasulaLlah? Apa “Al Wahn” itu wahai Rasuulullah ?, tanya para sahabat. Secara bahasa, para sahabat paham bahwa makna al wahn adalah kelemahan. Namun nampaknya RasuluLlah shallallahu alaihi wa sallam ingin menyampaikan istilah baru. Al Wahn, kata Rasulullah shallaLlahu alaihi wa sallam, adalah cinta dunia dan takut mati. Menarik pula kalau kita lihat istilah Al Wahn dalam Al Qur’an. Di Surat Luqman dan Surat Maryam. Yang satu tentang ibu hamil yang kondisinya “wahnan ‘alaa wahnin” alias lemah yang bertambah-tambah. (وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ) Artinya : “Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya…

Diary Guru

Tabungan

Adalah tabiat seorang anak, bila melihat hal baru yang mereka anggap menarik, mereka pun penasaran untuk mengetahuinya. Hal itulah yang terjadi pagi itu. Mereka satu per satu datang menghampiriku sembari bertanya pertanyaan yang hampir seragam,  “apa itu?”, “Untuk apa?” Bagi seorang pendidik, menguasai bahan ajar adalah sesuatu yang penting. Bahkan hal tersebut sebagai sebuah kewajiban. Akan tetapi ada hal yang juga merupakan sesuatu yang sama pentingnya dari menguasai materi bahan ajar yaitu menguasai cara menyampaikan materi ajar. Yah, bagaimana cara bisa menyampaikan materi ajar dengan efektif dan tepat. Agar anak mampu memahami materi baru tersebut dengan baik. Tapi bukan pekerjaan yang mudah bagi pendidik mempraktikkan ilmu yang satu ini. Lebih-lebih bila peserta didik tersebut beragam dan masa kanak-kanak yang masih dalam proses tumbuh kembang. Alat indera mereka semuanya masih berproses tumbuh dan berkembang. Lidah misalnya, bagian organ mulut yang membantu memperjelas artikulasi pengucapan yang mereka miliki, belum terbentuk secara maksimal….

Diary Guru

Paduan Wadud dan Qowam

“nikahilah wanita yang al-wadud dan al-walud” Jangan ge-er gedhe rasa akan dibahas terkait pernikahan, persiapan dan detik-detik akadnya, deg-deg-an degup jantung, hingga malam pertama. Ketahuan kalau anda jomblo akut, istri melow, atau suami baper. Namun ijinkan sedikit kita membahas tentang parenting, konsep pendidikan anak, yang berarti selangkah lebih jauh daripada urusan pernikahan. Mari melangkah …   Konsep Islamic-Parenting sesungguhnya bermuara pada konsep Nabi/Rasul shallaLlahu ‘alaihi wasallam di dalam mendidik umatnya. Tarbiyah nabawiyah bersumber dari wahyu Ilahiyah akan pasti sukses diterapkan dalam lingkup keluarga kecil kita. Anda percaya? Bisa iya, bisa tidak.   Sejarah individu, masyarakat kecil, hingga peradaban besar pendahulu kita yang shalih telah membuktikannya. “Ketidakpercayaan” kita dengan segala tingkatnya atas konsep wahyu dan nubuwah itu tidak akan merubah tinta emas sejarah, bahwa telah lahir, terdidik dan mewujud generasi kuat nan shalih mengatur urusan bumi ini dengan keadilan dan kemakmuran. Jangan jadi generasi kuper, kurang perhatian atas sejarah besar pendahulunya….