Dunia Anak

Asri Tempatnya, Hangat ukhuwatnya

Adalah sabtu, 30 September 2017 Yayasan Pendidikan Wahdah Islamiyah Yogyakarta (selanjutnya YPWIY) memiliki hajatan menarik dan berkesan. Program yang telah berjalan memasuki tahun kedua ini  bertujuan untuk menguatkan ukhuwah antara pengurus dan guru unit di bawah naungan YPWIY beserta keluarga. Sempat ditunda 1(satu) bulan pelaksanaannya, kegiatan yang dirangkai dengan musyawarah rutin bulanan dan arisan ini, akhir bulan desember ini dengan izin Allah bisa terlaksana. Menariknya, kegiatan lebih bisa meriah dengan suasana lebih kekeluargaan penuh keakraban. Karena selain bertambah dari sisi kuantitas jumlah peserta, juga karena diikuti semua perwakilan unit di bawah naungan YPWIY, baik Taman Tahfidz Anak (TTA 01-03), Madarasah Ibitidaiyah Al Wahdah (MIA), Pondok Mahasiswa Al Madinah Nusantara (PMAN), Pondok IT Al Madinah dan juga Pesantren Masyarakat (PesMas) Gunungkidul. Begitu pula kehadiran sebagian besar pengurus YPWIY dan keluarga … alhamdulillah.

Mengambil lokasi di wilayah utara Sleman, tepatnya Karangasri Fishing Valley acara berjalan lancar. Dalam sambutan ketua umum YPWIY, Ustadz Muhammad Agung Bramantya, S.T, M.Eng, PhD mengingatkan peserta bahwa perjalanan yang akan ditempuh adalah perjalanan panjang, maka dengan kebersamaan itu akan lebih mudah.

Dalam menyeimbangkan beragam peran seorang muslim dalam menjalankan fungsinya maka komunikasi perlu dibangun.

“Menyeimbangkan dalam mendidik di kelas, keluarga, dakwah dan tarbiyah maka komunikasi itu diperlukan” terangnya memberi solusi dalam membangun ukhuwah kebersamaan.

Arahan ketua umum tentang pentingnya komunikasi pun langsung diterapkan dalam sesi selanjutnya, ta’aruf (perkenalan) peserta dan keluarga. Beragam suasana hati berpadu silih berganti, mulai perkenalan yang mengundang tawa, mengenalkan keahlian, profesi keluarga, usai pernikahan, status lajang yang tak kunjung ketemu pasangan dan suasana syahdu berharap hadirnya YPWIY mampu mengantarkan anaknya menjadi anak yang shalih dan berbakti pada orangtua. Semua bercampur aduk penuh makna.

Adapun tausiyah yang dibawakan ustadz Abu Ayub adalah tentang ukhuwah dan tahapan mewujudkannya. Tahapan yang dimaksud adalah ta’aruf (saling mengenal), tafaahum (saling memahami), ta’aluq (saling adanya keterikatan ) dan tadhhiyyah (pengorbanan).

Usai tausiyah, acara dilanjut dengan arisan dan menikmati hidangan makanan yang telah disediakan. Dalam lokasi yang asri, menikmati hidangan diiringi obrolan ringan sesama peserta terlihat suasana menjadi lebih cair dan berkesan. Terlebih tersedianya area main lengkap dengan sarana main di lokasi, membuat suasa main putra-putri guru, ustadz dan peserta kegiatan semakin membahagiakan … semoga. (KI)

Tinggalkan Balasan