Kala itu, selang beberapa hari seluruh civitas akademika TTA dan MIA mendapat tanda cinta berupa hadiah 26 box kurma dari walisiswa, tepatnya tanggal 5 mei 2018, Tim Pendidik Sekolah Al Wahdah beserta tenaga kependidikan mendapat kado istimewa kembali, hadiah tanda cinta berupa 25 paket plus beras organik dari walisiswa yang berbeda.

Informasi gembira itu diinfokan langsung kepala madarasah Al Wahdah, ustadz Mochammad Nurul Amin, M.Sc di salah satu group pendidikan.

“Marhaban ya Ramadhan Walhamdulillâh, kembali Sekolah alwahdah mendapat hadiah tanda cinta. Kali ini 25 paket plus beras organik untuk Tim Pendidik Sekolahalwahdah; Ustadz/ah TTA&MIA beserta seluruh Budhe2.

Allâh Jalla wa ‘Alâ membalas kebaikan muhsinin dengan kebaikan yang lebih baik, keberkahan dalam keluarga dan hartanya… Bârakallâhu fî ahlihim wa amwâlihim” tulisnya di group hari selasa tersebut.

Tentu saja, informasi itu mendapat respon yang berkesan dari anggota group. Ada yang takjub atas tanda cinta tersebut dengan iringi takbir, ada pula yang spontan memberikan ucapan terimakasih dan doa yang beragam.

“Jazzakumullahu khairan, Semoga allah melimpahkan keberkahan untuk beliau dan seluruh keluarga Aamiin” tulis salah satu pengajar di TTA Al Wahdah.

“Maa syaa Allaah.. , Semoga Allaah memberikan balasan berlipat lipat untuk beliau dan memberikan keberkahan disisa usia dan harta beliau” kirim posting salah satu ustadz pengajar di MI Al Wahdah.

Artinya respon-respon tersebut menunjukkan bahwa tanda cinta tersebut begitu berarti bagi pengurus dan civitas akademika TTA dan MI Al Wahdah, tanda cinta beras yang berkesan. (KI)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *