Diary Guru

Darimu, Aku Belajar Mengagungkan Allah

Termasuk sebuah karunia indah manakala ketika kita memiliki ilmu, kita mampu mengamalkan. Dan sebaliknya termasuk musibah bilamana kita sulit mengamalkan ilmu yang kita miliki, wal iyyadzu billah. Dan terkadang kemudahan mengamalkan itu, tentunya setelah taufik dari Allah, terkadang cara dan sarananya beragam. Bisa jadi karena buku bacaan yang kita baca, baik ketika awal kali membacanya maupun yang kesekian kalinya baca baru termotivasi untuk mengamalkan. Adapula melalui peristiwa yang kita alami maupun yang kita saksikan baru menggugah kita untuk beramal. Hal terakhir inilah yang terjadi pada diriku saat itu. Kejadian menurut orang umum biasa, tapi tidak bagi saya. Lantunan sayup-sayup suara dari anak-anak Taman Tahfidz Anak saat bermain di waktu Istirahat tersebut, terdengar indah menenangkan di telingaku, merasuk dalam ke relung hatiku. Kalimat thayyibah tersebut, tidak asing bagi saya, begitu pula tidak asing bagi manusia dewasa. Bahkan dari sisi kefasihan melafalkan dan pengetahuan keutamaannya pun, kita lebih baik dari mereka in…

Diary Guru

MANASIK

Siapa yg belum mampu berdiam-wukuf di Arafah suci, hendaklah ia berhenti pada batas hukum Allah yg telah ia mengerti. Dan siapa yg belum mampu bermalam-mabit di Muzdalifah, bermalamlah dengan ketaatan kepada Allah, agar akrab padaNya, dan dekat bermesra. Siapa yg belum kuasa menyembelih hewan Hadyu-nya di Mina, hendaklah ia sembelih hawa nafsunya agar dengannya sampainpada cita-cita. Dan siapa yg belum mampu sampai ke Baitullah bersebab jauhnya, hendaklah ia tuju Rabb-nya Ka’bah yg lebih dekat dari urat lehernya. (Lathaiful Ma’arif, dikutib dari Salim A Fillah) ♡ ambillah dariku, manasik-manasik kalian ♡ Bocah-bocah kecil itu antusias nan ceria. Mereka sedang melakukan simulasi manasik haji. Mereka adalah bocah murid sekolah wahdah, dari taman tahfizh-nya hingga madrasah ibtidaiyah. Dibersamai oleh almadinahtour dot com, dan didampingi ustadz ustadzah yang (mungkin) juga belum pernah ke tanah suci, Haramain Syarifain. Maka dari foto bocah murid itulah ada pesan yang mengayun melambai. Dari aktifitas penuh ceria kadang teriring…

Diary Guru

MOS Peduli

Begitu mungkin penamaan kegiatan perdana yang terjadi di Taman Tahfidz Anak (TTA 01) dan Madarasah Ibtidaiyyah Al Wahdah tahun ajaran 2017-2018 ini. Pasalnya, Masa Orientasi Siswa atau disingkat dengan MOS ini, umumnya berfokus terhadap kegiatan-kegiatan bertujuan memperkenalkan siswa-siswa baru terhadap sekolah. Sehingga dalam kegiatannya tak lepas dari memperkenalan anak dengan teman-teman sekelasnya, guru atau ustadz/ahnya, lingkungan sekolah berupa letak masing-masing posisi gedung dan fungsinya seperti ruang guru, toilet, perpustakaan dll. Tak terlupakan pula biasanya pengenalan aturan dan budaya sekolah. Tujuannya satu yaitu agar membantu siswa segera beradaptasi dengan lingkungan barunya, tempat dimana mereka belajar nantinya. Nah, tahun ajaran baru kali ini, sekolah melalui panitia MOS mengemas kegiatan MOS dengan cara yang sedikit istimewa. Ada penambahan pengenalan lingkungan luar sekolah atau masyarakat sekitar sekolah dengan kegiatan pembagian sembako kepada warga yang membutuhkan. Saya sebut istimewa karena dalam kegiatan MOS tersebut ada pengenalan nilai kepedulian. Dan ini adalah hal yang mulia dan…

Diary Guru

Senang itu …

Senang itu tercapai kadang beragam cara. Ada yang merasa senang bila hal besar ia dapatkan. Tapi adapula yang merasa gembira terhadap hal kecil yang ia temukan. Alhamdulillah penulis merasa senang kali ini bukan dari sesuatu yang besar. Wallahi, rasa berbunga-bunga dihati ini muncul tersebab dari “hal kecil langka” yang masih terawat baik ini. Di era zaman modern yang kadang menuntut manusia hidup materalistik, tapi itu tidak berlaku pada diri mereka. Mereka datang tanpa paksaan, mereka datang tak menuntut materi. Disaat kesibukan bekerja yang kadang mengedepankan ego dan cenderung individualisme, tapi ia tak berlaku untuk mereka. Mereka hadir dengan niatan sama, berkumpul ditempat yang sama dan bekerja bersama-sama. Yah, bekerja sama dalam rangka kerjabakti membersihkan dan merapikan sekolah tercinta, Sekolah Taman Tahfidz Anak (TTA) dan Madarasah Ibtidaiyah (MI) Al Wahdah. Tercium aroma semangat dari mereka semenjak rencana kerjabakti digulirkan. Satu persatu menyatakan kesanggupannya. Mereka siap meluangkan waktu, rela mengorbankan waktu untuk…

Diary Guru

Kau Buka Pintu dengan Hati Empati

Sebenarnya kejadian ini tidak sekali dua kali terjadi. Hampir sebagian besar murid pernah melakukan hal ini. Dan hampir setiap guru pula bisa saya pastikan pernah merasakan hal serupa. Apa sih? Memang hal besar dan istimewa? Hal besar sih bukan, ia adalah sesuatu yang sederhana. Tapi kalau ditanya apakah hal itu istimewa? Bagi saya, akan saya katakan iya, sangat istimewa. Istimewa bukan karena ada manfaat yang saya rasakan saja, lebih dari itu. Perbuatannya itu sepertinya muncul dari hati, muncul karena empati. Sehingga penulis bisa rasakan hal itu sampai dihati, berbekas indah dihati. Coba bayangkan, masa anak-anak adalah masa bermain. Kalau lagi asyik bermain, biasanya lupa segalanya, lupa makan, lupa waktu, bahkan tak hiraukan lingkungan dan keadaan disekelilingnya. Nah, mulai terasa kan bagaimana kondisinya, bila mereka masih sempat melakukan hal ini, disaat mereka sedang asyik bermain, mereka sempat membantu membuka pintu gerbang sekolah, disaat guru datang, Ma sya Allah … Makasih ya…