Dunia Orang Tua

Kuatkan Komitmen, YPWIY Datangkan SDM Berkualitas

Semester baru ada semangat baru. Begitulah kira-kira gambaran suasana pendidikan sekolah Al Wahdah Yogyakarta. Pihak sekolah dengan masing-masing unit baik Taman Tahfidz Anak (TTA) dan Madarasah Ibtidaiyyah (MI) Al Wahdah menyambut semester baru dengan persiapan matang dan strategi terukur yang sudah digodog dalam rapat kerja (raker) di sela-sela liburan siswa. Suasana yang sama bahkan lebih juga terjadi dalam lingkup pengurus Yayasan Pendidikan Wahdah Islamiyah Yogyakarta (YPWIY). Hal ini terlihat dari tambahan SDM pendidik yang dihadirkan di semester genap ini. Bahkan tercatat ada 2(dua) SDM sekaligus bergabung dalam dewan guru Madarasah Ibtidaiyyah Al Wahdah dalam awal semester dua ini… Walhamdulillah. Bila menilik latar belakang pendidikan ke dua pendidik baru tersebut, maka akan terbaca komitmen kuat pengurus YPWIY dalam mewujudkan visi lembaganya yaitu terwujudnya lembaga pendidikan syar’i dan profesional. Ustadz Abu Ayub selaku ketua YPWIY ketika dikonfirmasi penulis tentang dihadirkannya pendidik baru bernama Busur Ali, S.Pd., yang memiliki kompetensi spesial dibidang Al…

Diary Guru

Siapa bilang anak PAUD itu hanya menyanyi dan tepuk-tepuk?

Di TTA Al Wahdah, selain menghafal juz amma, hadist, dan ayat tematik; kami diajari untuk mencintai lingkungan sejak dini, membuang sampah pada tempatnya, menolong diri sendiri dan orang lain yang tentunya selalu didampingi oleh para ustadzah yang senantiasa memberikan senyuman terbaik untuk kami. 🌻 Tidak akan kami biarkan satupun sampah berceceran. Kami anak yang beriman, dan bukankah menyingkirkan duri dari jalan merupakan salah satu cabang keimanan? Allah telah hamparkan bumi ini sebagai tempat bagi manusia untuk beribadah kepada-Nya, termasuk pula menjaga bumi-Nya. Teramat sedih melihat berbagai bencana yang melanda. Bisa jadi itu karena lalainya manusia yang menganggap remeh soalan membuang sampah. Bayangkan saja jika semua orang di muka bumi ini memiliki pemikiran yang sama. Satu orang membuang satu bungkus plastik di jalan setiap harinya, dikali seluruh jumlah manusia. Ah, kami tak bisa membayangkan seberapa besar tumpukan sampah yang dibuatnya; yang lantas menyumbat jalan-jalan air hingga meluaplah ia. Apa masih pantas…

Diary Guru

Sejuta tanyamu Anugerah Bagiku

“Ustadzah, aku mewarnai gambar ustadzah” “Ustadzah, aku suka bilang asssalamualaikum kalau ketemu Ustadzah” “Ustadzah, bunganya harum ciptaan Allah?” “Ustadzah, bunga putri malunya nggak ada ibunya” Sedikit dari sekian banyak celoteh para calon hafidz dan hafidzah ketika kami melaksanakan kegiatan di luar sekolah hari ini, Rabu, 10 Januari 2018. Beragam pertanyaan dan pernyataan yang dilontarkan terkadang membuat ustadzah harus “berpikir keras”, tapi tidak mengapa. Adalah kebahagiaan bagi kami. Semoga Allah berkahi aktivitas kalian dan menjadi tabungan amal kedua orang tua kalian ya calon penolong agama Allah (ustadzah Intan Kumalasari S.Hut)

Dunia Anak

Asri Tempatnya, Hangat ukhuwatnya

Adalah sabtu, 30 September 2017 Yayasan Pendidikan Wahdah Islamiyah Yogyakarta (selanjutnya YPWIY) memiliki hajatan menarik dan berkesan. Program yang telah berjalan memasuki tahun kedua ini  bertujuan untuk menguatkan ukhuwah antara pengurus dan guru unit di bawah naungan YPWIY beserta keluarga. Sempat ditunda 1(satu) bulan pelaksanaannya, kegiatan yang dirangkai dengan musyawarah rutin bulanan dan arisan ini, akhir bulan desember ini dengan izin Allah bisa terlaksana. Menariknya, kegiatan lebih bisa meriah dengan suasana lebih kekeluargaan penuh keakraban. Karena selain bertambah dari sisi kuantitas jumlah peserta, juga karena diikuti semua perwakilan unit di bawah naungan YPWIY, baik Taman Tahfidz Anak (TTA 01-03), Madarasah Ibitidaiyah Al Wahdah (MIA), Pondok Mahasiswa Al Madinah Nusantara (PMAN), Pondok IT Al Madinah dan juga Pesantren Masyarakat (PesMas) Gunungkidul. Begitu pula kehadiran sebagian besar pengurus YPWIY dan keluarga … alhamdulillah. Mengambil lokasi di wilayah utara Sleman, tepatnya Karangasri Fishing Valley acara berjalan lancar. Dalam sambutan ketua umum YPWIY, Ustadz…

Dunia Orang Tua

Medrese, Mekteb, Tekke

Dalam tulisannya, Badiuzzaman Said Nursi meminta kepada Sultan agar memperhatikan pendidikan kawasan Anantolia bagian Timur. Said Nursi juga menyampaikan gagasan reformasi pendidikan. Inti dari reformasi pendidikan yang disampaikan oleh Said Nursi ada pada penyatuan tiga pilar pendidikan yang cocok bagi warga Turki Ustmani, yaitu MEDRESE sebagai pilar pendidikan agama, MEKTEB sebagai pilar pendidikan umum, dan TEKKE sebagai lembaga sufi (tazkiyatun nufus -red) yang menjadi pilar penyucian ruhani Itulah sepenggal ide besar seorang Badiuzzaman Said Nursi, dalam koran Sark ve Kurdistan Gazetesi atau Surat Kabar Kurdistan dan Timur, setelah upaya sebelumnya menemui jalan buntu (menulis surat langsung, menghubungi orang-orang terdekat Sultan, hingga berdialog dengan Menteri Pendidikan saat itu). Demikianlah yang dikutip dalam Buku Api Tauhid.   Ide Besar yang sederhana, namun memerlukan energi besar dan jalan panjang berliku penuh tantangan untuk mewujudkannya. Menyatukan, atau istilah lain “men-sinergi-kan” tiga elemen penting manusia dalam institusi pendidikan yang mencakup fungsi: medrese, mekteb, dan tekke….