Dunia Orang Tua

Lombok di Landa Gempa, TTA MI Al Wahdah Adakan Penggalangan Dana

Beberapa pekan yang lalu, tepatnya hari Jum’at, 10 Agustus 2018 setelah sampai berita musibah gempa saudara kita di Lombok, sivitas akademika sekolah wahdah baik Taman Tahfidz Anak (TTA) maupun Madarasah Ibtidaiyah (MI) Al Wahdah sigap secara nyata mengadakan penggalangan dana di internal sekolah masing-masing.   Kegiatan infak Jum’at ini sejatinya adalah program rutin pekanan, selain untuk pembiasaan melatih sedekah sejak dini, juga dana yang terkumpul biasanya sebagai dana sosial yang fungsinya untuk keperluan eksternal dan internal warga sekolah serta masyarakat sekitar sekolah. Alhamdulillah kegiatan penggalangan dana untuk korban gempa Lombok mendapat dukungan baik dari walisiswa masing-masing sekolah. Buktinya infak yang terkumpul secara nominal jauh lebih banyak dari perolehan infak rutin setiap Jum’atnya. Tercatat dari salah seorang ustadzah yang melaporkan bahwa dari TTA terkumpul donasi sebesar Rp 2.178.500,00 dan sejumlah Rp 1.820.000,00 berasal dari siswa siswa MI Al Wahdah. Alhamdulillah Memang mungkin tak seberapa untuk bisa menggantikan dampak musibah gempa yang…

Dunia Anak

Tasbih Menguntai

Setiap muslim tak asing dengan yang namanya tasbih. Pastinya setiap hari dirinya senantiasa melafalkan kalimat agung dan mulia ini. Minimal kala ia berdiri menghadap Rabb nya, menjalankan kewajiban dari rukun Islam yaitu salat. Saat rukuk ia  melafalkan dengan penuh penghormatan yang tulus dan saat sujud menghinakan diri sekaligus meninggikan dalam mensucikannya, subhaana Rabbiyal Adziim (Maha Suci Allah Rab yang Maha Agung), Subhaana Rabbiyal A’laa (Maha Suci Allah Rabb yang Maha Tinggi) Namun terkadang dalam mentasbih Allah, dalam mensucikan Allah di luar salat, kita tertatih-tatih dalam menjaga nya. Selalu ada alasan untuk membenarkan ketidak berdayaan kita dalam kesungguhan memujinya, ada seribu alasan yang kita miliki guna menutup rapat kelemahan dalam memuji-Nya, Astaghfirullah. Namun bila kita sungguh-sungguh berkeingginan untuk itu. Pasti akan banyak cara dan banyak sarana dalam mentasbih diluar shalat, Sesibuk apapun kita. Karena ketika itu menjadi skala prioritas, maka akan melahirkan kesungguhan dalam mewujudkannya. Namun bagaimana kalau kita lagi kondisi…

Diary Guru

Jembatan Kemudahan

Termasuk rutinitas di Madarasah Ibtidaiyah Al Wahdah adalah melaksanakan shalat 5(lima) waktu. Bagi siswa laki-laki menunaikannya secara berjama’ah di masjid. Berhubung fasilitas masjid di madarasah belum ada, maka seluruh ustadz dan siswa mulai kelas 4 (empat) mengerjakannya di masjid yang ada di perkampungan warga sekitar sekolah. Secara jarak, antara madarasah dengan masjid warga memang tidaklah jauh, cukup bisa ditempuh dengan jalan kaki beberapa menit saja. Bahkan jika kita ingin lebih cepat sampai masjid, kita bisa mengakses jalan pintasnya, melalui jalan yang sebagiannya sempit dan melalui titian jembatan, itulah rutinitas warga sekolah dalam menunaikan kewajiban shalat dhuhur. Berjalannya waktu, akses jalan pintas tersebut, khususnya titian jembatan lambat laun mulai rapuh, bahkan sebagian bambunya rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Dari sinilah kisah menakjubkan penulis bermula. Kenapa? Karena ternyata yang memperbaiki jembatan itu adalah siswa-siswa MI Al Wahdah. Dengan arahan walikelas 5(lima) ustadz Rohmadi, M.Pd., jembatan tersebut kini berubah menjadi baru dan…

Dunia Anak

Mukhoyyam Perdana

Siswa kelas 4 MI Al Wahdah melakukan Mukhoyyam. Kegiatan yang umumnya lebih dikenal dengan nama kemah ini, di adakan selama 2 hari. Bertempat di sekolah Al Wahdah, kegiatan mulai dari sabtu, 12 Mei 2018 siang hari sampai Ahad, 13 Mei 2018 sore hari, jam 16.00 WIB. Selaku peserta kegiatan mukhoyyam adalah siswa kelas 4 MI dan siswa yang mengikuti ekstra pramuka sekolah. Seluruh siswa kelas 4 MI Al Wahdah yang berjumlah 10 siswa menjadi peserta utama ditambah 1 siswa kelas 3 MI Al Wahdah yaitu Ananda Luqman, sebagai perwakilan dari kelas 3 yang mengikuti kegiatan ektra pramuka. Total peserta berjumlah 11 anak. Adapun acara selama kegiatan mukhoyyam beragam, baik yang dilakukan di area sekolah maupun di luar area sekolah. Baik yang sifatnya masing-masing pribadi maupun yang sifatnya dilakukan secara tim atau berkelompok. Itu terlihat dari susunan acara kegiatan mukhoyyam tersebut. Ada kegiatan pendirian tenda, kegiatan pribadi persiapan sholat, tangkap ikan,…

Diary Guru

Memilih Amalan Terpilih

Bisa memilih itu keutamaan dan kebahagiaan. Kenapa? itu berarti kita diberi kelebihan dengan sesuatu sehingga dengannya kita memiliki lebih dari 1 (satu) pilihan. Bahagianya dimana? Ya, saat memiliki beberapa pilihan tadi, bisa memilih mana yang paling pas di hati, mana yang paling bisa membuat hati adem, tenang dan bahagia, iya kan? Apalagi kalau amalan itu amalan pilihan dan dalam waktu dan suasana yang sangat dibutuhkan, sebagaimana yang Allah firmankan berikut ; (وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ) Artinya : “Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” (Q.S. Al Munafiqun : 10) Alhamdulillah adanya karunia hidup berarti kita berada…