Dunia Anak

Asri Tempatnya, Hangat ukhuwatnya

Adalah sabtu, 30 September 2017 Yayasan Pendidikan Wahdah Islamiyah Yogyakarta (selanjutnya YPWIY) memiliki hajatan menarik dan berkesan. Program yang telah berjalan memasuki tahun kedua ini  bertujuan untuk menguatkan ukhuwah antara pengurus dan guru unit di bawah naungan YPWIY beserta keluarga. Sempat ditunda 1(satu) bulan pelaksanaannya, kegiatan yang dirangkai dengan musyawarah rutin bulanan dan arisan ini, akhir bulan desember ini dengan izin Allah bisa terlaksana. Menariknya, kegiatan lebih bisa meriah dengan suasana lebih kekeluargaan penuh keakraban. Karena selain bertambah dari sisi kuantitas jumlah peserta, juga karena diikuti semua perwakilan unit di bawah naungan YPWIY, baik Taman Tahfidz Anak (TTA 01-03), Madarasah Ibitidaiyah Al Wahdah (MIA), Pondok Mahasiswa Al Madinah Nusantara (PMAN), Pondok IT Al Madinah dan juga Pesantren Masyarakat (PesMas) Gunungkidul. Begitu pula kehadiran sebagian besar pengurus YPWIY dan keluarga … alhamdulillah. Mengambil lokasi di wilayah utara Sleman, tepatnya Karangasri Fishing Valley acara berjalan lancar. Dalam sambutan ketua umum YPWIY, Ustadz…

Informasi

Adab-adab Ketika Turun Hujan

Musim kemarau telah berlalu dan berganti dengan musim penghujan. Satu hal yang patut disyukuri karena Allah Ta’ala masih menurunkan rahmat‐Nya. Hujan merupakan salah satu dari mafatihul ghaib (kunci-kunci perkara gaib) yang hanya diketahui oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tidak ada yang mampu mengetahuinya melainkan Allah semata. Allah Ta’ala berfirman, “Dan pada sisi Allahlah kunci kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri” (Al An’aam: 59). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kunci-kunci gaib ada lima, tidak ada yang mengetahuinya melainkan Allah semata. Tidak ada yang mengetahui kejadian di masa depan melainkan Allah semata, tidak ada yang mengetahui apa yang berada di rahim seorang ibu melainkan Allah, tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan turunnya hujan melainkan Allah semata. Tidak satupun jiwa mengetahui di mana dirinya akan mati dan tidak ada yang mengetahui kapan terjadi kiamat melainkan Allah semata.” (HR. Bukhari). Terkait dengan hujan, seorang muslim selayaknya mengetahui…

Diary Guru

Siapa Sedekah, Siapa Senang?

Alhamdulillah kegiatan Jum’at Sedekah Taman Tahfidz Anak (TTA) Al Wahdah rutin berjalan. Siswa-siwa TTA setiap pekannya dihari jum’at dianjurkan mengumpulkan sedekah berapapun nilainya kepada ustadzah mereka. Setelah dana sedekah terkumpul maka selanjutkan akan diwujudkan dalam bentuk barang untuk disalurkan kepada masyarakat sekitar semisal masjid atau lembaga pendidikan sekolah. Terhitung ketika artikel ini ditulis, ada 2(dua) lembaga pendidikan setingkat TK di sekitar sekolah berkenan menjadi tempat kegiatan sedekah jum’at yang baik ini. Setiap pagi di hari jum’at, pelaksanaan kegiatan sedekah jum’at ini selalu dipandu oleh ustadzah mereka. Seusai mereka belajar hafalan tahfidz bersama, mereka berdiri berbaris di halaman sekolah dengan tertib dan rapi, siap-siap berjalan menuju sekolah sekitar. Sesampai tujuan mereka berkenalan dengan siswa kemudian memberikan langsung makanan sedekah jum’at tersebut. Diahayu Murchita selaku kepala Taman Tahfidz Anak (TTA) Al Wahdah menyampaikan 3(tiga) hal tentang maksud dan tujuan kegiatan jum’at sedekah ini : Membiasakan anak berbagi terhadap sesama Mengajak anak mengenal…

Diary Guru

Gebyuran

“Ada tiga unsur yang menyebabkan terjadinya kebakaran, yakni material, udara, dan sumber api…” Kalimat di atas adalah cuplikan penjelasan dari UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman ketika Taman Tahfidz Anak (TTA) Al Wahdah Yogyakarta berkunjung kesana. Materi tidak hanya disampaikan secara monoton, namun dengan sajian yang asyik dan menyenangkan. Acara yang diadakan pada Hari Kamis, 2 November 2017 ini diikuti oleh para santri dengan sangat antusias. Mereka tampil dengan percaya diri menjadi petugas pemadam kebakaran, memakai seragam dan segala perlengkapan yang disediakan. Agenda kunjungan ini semakin terasa menarik ketika beberapa ustadzah dan santri melakukan simulasi sederhana memadamkan api dengan karung goni basah. Namun, nampaknya para santri paling tertarik dengan acara simulasi pemadaman api besar atau “gebyuran” sebagai penutup kunjungan ini. Beginilah kami belajar, melalui kegiatan bermain yang menyenangkan. (Intan Kumalasari)

Dunia Orang Tua

Bukan Sekadar Memanah

Memanah bukan sekadar melesatkan anak panah dari busurnya. Ada nilai pelajaran mahal dari kegiatan yang dalam bahasa arab disebut  rimayah ini. Salah satunya yaitu sebagai sarana ta’dib atau penanaman nilai adab kepada para peserta. Ustadz Adi Bayu Nugroho selaku pelatih ekstra unggulan sekolah yang juga merupakan atlit nasional memanah berkuda ini menyampaikan bahwa siswa perlu mengetahui adab-adab memanah terlebih dahulu. Baik materi adab pemanah muslim secara umum, maupun adab terhadap para guru, para ahli, para senior dan rekan-rekannya sesama pemanah. Berikut terkait materi adab-adab sebelum memanah hasil  rangkuman dari berbagai kitab panahan peradaban Islam yang beliau bagian kepada pemerhati pendidikan di sekolah Al Wahdah. Adab dan Akhlak terhadap Guru, Ahli, Senior: 1. Rendah hati dan hormat dalam bersikap kepada guru, ahli, dan senior. 2. Sopan dan ramah dalam berbicara kepada guru, ahli, dan senior. 3. Memahami kebiasaan, adat istiadat, tata krama, perilaku keseharian maupun tata cara pelatihan guru, ahli, dan…