Diary Guru

Siapa Yang Belajar, Siapa Pula Yang Diajar

ustadz doaka(n) saya jadi hafizh Quran Makjleb. Seakan tertampar diri ini atas kiriman foto tersebut. Mukmin 1 adalah istilah yang digunakan untuk menyebut Kelas 1 di jenjang Madrasah Ibtidaiyah (sekolah dasar) di tempat kami. Jadi usia anak itu sekitar 7 tahun. Dengan gurat tulisan polosnya, ia mengungkapkan isi hatinya. Memang tahfizhul-qur’an menjadi salah satu elemen pokok kami didalam membersamai mendidik generasi. Dan tidak ada istilah “terlalu dini” untuk urusan Qur’an. Jika di ilmu lain boleh jadi ada pertimbangan umur dan psikologis, misal kapan berhitung diajarkan, kapan membaca, perkalian atau fisika. Namun untuk tahfizhul-qur’an, tidak ada istilah terlalu dini bagi kami. Bahkan sejak dalam kandungan pun, qur’an seharusnya sudah mulai diperkenalkan, bahkan mungkin sejak jauuh sebelum itu. Tinggal teknis masalah “caranya” saja yang perlu dipertimbangkan. Kembali ke foto tadi. Sungguh itu adalah buku kontrol tahfizh quran apa adanya. Tampak kumal, tapi justru itu penanda ia sering dipegang dan dipakai. Apakah Al-Qur’an…

Diary Guru

Darimu, Aku Belajar Mengagungkan Allah

Termasuk sebuah karunia indah manakala ketika kita memiliki ilmu, kita mampu mengamalkan. Dan sebaliknya termasuk musibah bilamana kita sulit mengamalkan ilmu yang kita miliki, wal iyyadzu billah. Dan terkadang kemudahan mengamalkan itu, tentunya setelah taufik dari Allah, terkadang cara dan sarananya beragam. Bisa jadi karena buku bacaan yang kita baca, baik ketika awal kali membacanya maupun yang kesekian kalinya baca baru termotivasi untuk mengamalkan. Adapula melalui peristiwa yang kita alami maupun yang kita saksikan baru menggugah kita untuk beramal. Hal terakhir inilah yang terjadi pada diriku saat itu. Kejadian menurut orang umum biasa, tapi tidak bagi saya. Lantunan sayup-sayup suara dari anak-anak Taman Tahfidz Anak saat bermain di waktu Istirahat tersebut, terdengar indah menenangkan di telingaku, merasuk dalam ke relung hatiku. Kalimat thayyibah tersebut, tidak asing bagi saya, begitu pula tidak asing bagi manusia dewasa. Bahkan dari sisi kefasihan melafalkan dan pengetahuan keutamaannya pun, kita lebih baik dari mereka in…

Dunia Orang Tua

MUASAL HIJRIYAH

Langit Mekkah sudah mulai kelam. Denyut peradaban seputar Ka’bah memelan. Namun sesosok pria limapuluh satu tahunan masih sigap keluar masuk ke tenda-tenda kemah bersama dua sahabat setianya. Menawarkan satu kalimat: laa ilaaha illaLLaah Seruan itu tertanggapi beragam, namun masih senyap, seiring semilir angin malam gurun pasir yang menusuk tulang. Namun sesosok pria bersama dua sahabatnya itu tak ambil peduli terus mendakwahkan. Hingga tertangkap sayup cakap sekumpulan pemuda dari tanah yang kelak dijanjikan. Jumlahnya enam, merekalah enam pemuda dari daerah Yatsrib. Maka malam itu menjadi saksi, halaqah sesosok pria bersama dua sahabatnya, bersama enam pemuda, menguraikan risalah langit, syariat Rabbul ‘alamin, agama sempurna. Itulah halaqah yang menyejarah.   Iman mulai tertanam pada enam pemuda. Lalu mereka menyebarkan seruan iman itu kepada masyarakatnya. Maka tepat setahun kemudian jadilah dari enam itu tigabelas (satu orang ijin tidak hadir) bertemu kembali dengan sesosok pria limapuluh dua tahunan di sekitar Ka’bah pada musim haji, itulah…

Dunia Orang Tua

Pelajaran dalam Ibadah Kurban

Dari setiap kejadian pasti membawa segudang pelajaran. Karena segala sesuatu yang terjadi adalah merupakan ketetapan takdir Allah yang tentunya sarat akan makna dan pelajaran. Hal ini Allah tegaskan dalam firmanNya tentang manfaat penciptaan angin; وَهُوَ الَّذِي يُرْسِلُ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا أَقَلَّتْ سَحَابًا ثِقَالًا سُقْنَاهُ لِبَلَدٍ مَيِّتٍ فَأَنْزَلْنَا بِهِ الْمَاءَ فَأَخْرَجْنَا بِهِ مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ ۚ كَذَٰلِكَ نُخْرِجُ الْمَوْتَىٰ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ “Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa kabar gembira, mendahului kedatangan rahmat-Nya (hujan), sehingga apabila angin itu membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu. Kemudian Kami tumbuhkan dengan hujan itu berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran”. (Q.Surat Al-A’raf : 57) Demikian halnya tentunya terhadap pensyariatan idul Kurban beserta rangkaian ibadah di dalamnya.  Pasti banyak pelajaran yang bisa kita petik dan kita teladani. Dari penciptaan hewan ternak saja,…

Dunia Orang Tua

Al Quran Melekat, Kecerdasan Meningkat?

(إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ) Artinya : ” Sesungguhnya Kami menurunkannya sebagai Qur’an berbahasa Arab, agar kamu mengerti “. (Q.S. Yusuf : 2) Ayah Bunda tiada suatu kebetulan bila Al Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab. Coba renungkan, bahasa yang ada di muka bumi dari zaman ke zaman, tentunya jumlahnya bukan lagi puluhan, mungkin ratusan bahkan hitungan ribuan. Dari sekian bahasa, terpilihlah bahasa  Arab sebagai bahasa kitab agama terakhir ini. Pasti ada sesuatu hal yang luar biasa terkait pemilihan ini.   Lebih-lebih bila kita melihat kedudukan Dzat yang memilih tersebut. Dia-lah Allah, Dzat yang tak akan pernah salah dalam memilih dan apa saja yang telah menjadi pilihan-Nya berarti ia adalah pilihan terbaik yang tiada tandingannya. Tiada tandingan dari sisi manapun, makna maupun kandungannya.   Bila demikian, akankah kita masih ragu dan tidak tertarik terhadap yang Allah subhaana wa ta’ala firmankan ini? Akankah kita tidak tergerak untuk mempelajari atau bahkan memahami…