Siang ini, selaku panitia pembangunan kelas diusik dengan satu hal. Saat lagi berfikir bagaimana cara meyakinkan dan menjangkau para donatur untuk mempercayakan donasinya kepada panitia, saat itu konsentrasi buyar dengan suara kepala madarasah menginfokan donasi seraya menyerahkan selembar kertas rupiah.

Awalnya agak menyepelekan karena besaran donasi tidak besar, bahkan cenderung ternilai kecil jikalau melihat kebutuhan panitia untuk menutup kekurangan kebutuhan… Astaghfirullah.

Yah, selembar kertas itu bergambar pangeran antasari, senilai dua ribu rupiah. Sedikit kan? Tapi setelah saya mencerna kembali info dari kepala sekolah, maka kesan donasi selembar kertas tersebut terasa beda. Berbalik memiliki nilai tersendiri.

“Tadz, ini donasi dari mas Amrin” begitulah kira-kira informasinya. Donasi dari salah satu siswa madarasah kelas empat MI Al Wahdah. Bisa jadi ia bernilai kecil bagi orang dewasa, bahkan masuk sesuatu yang tidak bernilai, jika jatuh dari dompet atau kantong saku pun ketika melalui jalan maka hampir sepakat kita tidak memedulikan dan cenderung mengikhlaskan.

Tapi beda bila nominal itu yang memiliki anak-anak. Bagi anak-anak uang dua ribu bisa senilai dua ratus ribu atau bahkan dua juta bagi orang dewasa. Bagi anak-anak ketika memiliki uang senilai begitu, bisa dialihfungsikan untuk mendapatkan sesuatu yang membuat mereka senang. Bisa untuk beli makanan atau bisa untuk membeli mainan, iya kan?

Nah, dengan demikian baru bisa kita pahami bahwa uang senilai tersebut bisa jadi termasuk donasi yang penting dan yang ia cinta. jika demikian maka hasilnya akan luar biasa. Allah Ta’ala sendiri berfirman :

 

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

 

Artinya :
“Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa pun yang kamu infakkan, tentang hal itu sungguh, Allah Maha Mengetahui” (Q.S. Ali Imran : 92)

Semoga apa yang didonasikan ananda Amrin terhitung amal shalih yang mengalir tanpa henti, karena uang sembilan juta sembilan ratus sembilan puluh delapan ribu tidaklah bisa genap menjadi sepuluh juta kecuali dengan keberadaan uang selembar kertas dua ribu tadi, iya kan?

Jadi donasi selembar dua ribu bisa senilai dua ratus ribu atau bahkan dua juta bagi orang dewasa. Jika usia anak-anak sudah mau terlibat donasi, semoga kelak menjadi ahli sedekah ya … nak! … aamiin. Semoga menginspirasi untuk kembali berdonasi he…he… (KI)

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *