Diary Guru

Jembatan Kemudahan

Termasuk rutinitas di Madarasah Ibtidaiyah Al Wahdah adalah melaksanakan shalat 5(lima) waktu. Bagi siswa laki-laki menunaikannya secara berjama’ah di masjid. Berhubung fasilitas masjid di madarasah belum ada, maka seluruh ustadz dan siswa mulai kelas 4 (empat) mengerjakannya di masjid yang ada di perkampungan warga sekitar sekolah.

Secara jarak, antara madarasah dengan masjid warga memang tidaklah jauh, cukup bisa ditempuh dengan jalan kaki beberapa menit saja. Bahkan jika kita ingin lebih cepat sampai masjid, kita bisa mengakses jalan pintasnya, melalui jalan yang sebagiannya sempit dan melalui titian jembatan, itulah rutinitas warga sekolah dalam menunaikan kewajiban shalat dhuhur.

Berjalannya waktu, akses jalan pintas tersebut, khususnya titian jembatan lambat laun mulai rapuh, bahkan sebagian bambunya rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Dari sinilah kisah menakjubkan penulis bermula.

Kenapa? Karena ternyata yang memperbaiki jembatan itu adalah siswa-siswa MI Al Wahdah. Dengan arahan walikelas 5(lima) ustadz Rohmadi, M.Pd., jembatan tersebut kini berubah menjadi baru dan tentunya aman dalam menitinya … Alhamdulillah.

Dari penuturan walikelas bahwa siswa mengumpulkan bambu-bambu sisa pembangunan gedung yang ada, kemudian dirakit di madarasah. Setelah jadi baru diusung menuju lokasi bersama-sama. Nah, disinilah ketakjuban saya, pastinya dalam mengupayakan itu, mereka bisa belajar arti memberi kemanfaatan kepada orang lain, belajar turut memberi solusi dari masalah yang ditemui, belajar memberikan kemudahan bagi orang lain dan lebih dari itu adalah bersama-sama dalam mengupayakan atau memberi solusi kebaikan, baarokallahu fiikum.

Harap penulis, mudah-mudahan kelak kalian seperti bagian yang disabdakan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رضي الله عنه – قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ اَلدُّنْيَا, نَفَّسَ اَللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ اَلْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ, يَسَّرَ اَللَّهُ عَلَيْهِ فِي اَلدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ, وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا, سَتَرَهُ اَللَّهُ فِي اَلدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ, وَاَللَّهُ فِي عَوْنِ اَلْعَبْدِ مَا كَانَ اَلْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ – أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ

Dari Abu Hurairah dia berkata; “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: ‘Barang siapa membebaskan seorang mukmin dari suatu kesulitan dunia, maka Allah akan membebaskannya dari suatu kesulitan pada hari kiamat. Barang siapa memberi kemudahan kepada orang yang berada dalam kesulitan, maka Allah akan memberikan kemudahan di dunia dan akhirat. Barang siapa menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat. Allah akan selalu menolong hamba-Nya selama hamba tersebut menolong saudaranya sesama muslim” H.R.Muslim

 

Sekarang dengan usia dan kemampuanmu yang masih belia kalian hadirkan jembatan sebagai solusi, kelak jika kalian dewasa semoga bisa memberikan solusi kemudahan bagi warga negeri ini … Aamiin …. aamiin Ya Robbal ‘Aalamiin (KI)

Tinggalkan Balasan