Belajar tidak harus dikelas, pastinya sepakat. Apalagi kalau bermaksud membuat variasi metodologi agar tidak membosankan dan pesan tersampaikan dengan baik dan berkesan.

Yah, learning by doing salah satu caranya. Belajar out door seperti ini, peserta didik hanya diberi arahan diawal, berikutnya guru hanya mendampingi dan mengawasi. Seluruhnya peserta didik yang beraksi … Asyiik.

Seperti kegiatan peserta didik Madrasah Al Wahdah ini, belanja ke pasar langsung, guna membuat jus buah.
Mereka memilih buah sendiri, dari lapak pedagang yang memberi harga paling murah, mondar mandir sana sini dijalani, pilih ini itu tak terelakkan. Letih iya, capek pasti. Tapi seru dan menyenangkan pasti dirasakan. Lebih dari itu banyak manfaat dan pembelajaran hidup yang akan didapat dan terpatri dalam diri mereka in sya Allah.

Mereka akan tau membuat minuman seperti jus buah ini tidaklah mudah. Mereka paham mewujudkan itu harus melewati keletihan dan kepayahan. So, mereka akan bisa menghargai minuman. Mereka tak akan lagi rela ada makanan yang tak habis dan seenaknya disisakan serta dibuang.

Orang tua tak perlu lagi ceriwis mengingatkan tentang mubazir. Ayah bunda tak perlu lagi bertanya arogan “Nak, Jangan mubazir to, memangnya yang ngasih uang kamu siapa?” Malah bisa jadi sebaliknya, melihat anak mulai menghargai makanan, hemat dalam menggunakan uang, mereka akan bertanya “Nak, kamu berubah seperti ini, Yang Ngajari Siapa?”


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *