Diary Guru

Aku Ingin Seperti…

1Matahari terasa menyengat namun tak menyurutkan semangat kami dan anak-anak untuk terus mempelajari ilmu agama, ilmu yang barasal dari Allah Subhana wata’ala dan Rasulullah Shallallahu ’alaihi wasallam. Kami duduk melingkar di atas lantai beralaskan tikar plastik meninggalkan bangku kayu yang terlihat kesepian.

Siang ini, bersama anak-anak kami menghafalkan Q.S. Al-Fatihah beserta artinya. Di tengah kegiatan menghafal, seorang anak perempuan yang kebetulan duduk tepat di samping kanan kami menatap dengan seksama.

“Kenapa sayang?” Tanya kami sembari tersenyum.

“Aku mau kayak ustadzah.” Katanya sembari mengambil salah satu ujung cadar kami yang terbuka dan memasangnya agar wajah kami tertutup sempurna. “Mau pakai jilbab seperti jilbab ustadzah. Mau pakai cadar seperti ustadzah.”

“Kenapa? Bagus ya?” Tanya kami penasaran.

“Iya, bagus. Cantik.”

Lalu kami pun tersenyum dan menjelaskan bahwa kelak ketika dia telah dewasa dia wajib mengenakan jilbab. Bukan supaya dia terlihat cantik tapi supaya ia mendapat pahala dari Allah dan dicintai oleh-Nya. Supaya ia dikenali sebagia seorang muslimah dan tidak diganggu oleh laki-laki tidak atau kurang beriman di luar sana.

Bukan pula agar seperti kami. Sungguh kami masih sangatlah jauh dibanding para muslimah shalih di luar sana, masih sangat jauh dari para sahabiyah yang sudah teruji keimanannya.

Maka, jangan mencukupkan diri seperti kami Nak. Tapi teruslah berusaha seperti Khaadijah yang tegar dalam menghadapi masalah, seperti Aisyah yang luas ilmunya, seperti Asma yang pemberani, seperti Khansa’ yang melahirkan dan membesarkan para mujahid, seperti Faathimah yang selalu qana’ah.

In syaa Allah, kami pun akan terus berusaha untuk mengarah kesana. Untuk menjadi seorang ustadzah yang bisa kalian banggakan dan teladani meski tidak akan pernah sampai pada kata sempurna.

Semoga Allah memudahkan usaha dan mengabulkan harapan-harapan kita semua. Aamin ya Rabbal ‘aalamin.

_Ustadzah HD_

.

One comment

  1. dadabanjar

    Aamiin… aamiin… Yaa Rabbal’A’laamiin…

Tinggalkan Balasan