Informasi

Bupati Gunungkidul Resmikan Pondok Pesantren Masyarakat Al Madinah Gunungkidul

Sabtu (01 April 2017), Acara peresmian Pondok Pesantren Masyarakat Al Madinah Gunungkidul berlangsung semarak dan sukses. Acara peresmian pondok pesantren masyarakat yang beralamatkan di dusun Pager, Logandeng, Playen Gunungkidul ini dimulai sejak pukul 13.30 WIB. Walaupun diawali dengan hujan gerimis di awal acara namun tak mengurangi tekad dan antusias warga dalam menghadiri acara peresmian tersebut. Terbukti, sebanyak 600an warga sekitar lokasi pesantren hadir memadati tempat duduk yang tersedia, baik dari kalangan bapak-bapak, ibu-ibu, maupun anak-anak. Bahkan beberapa warga non muslim pun turut datang membaur dengan warga mendukung acara tersebut.

Tampak hadir pula tamu undangan dari tokoh-tokoh masyarakat setempat dan unsur Muspida Kabupaten Gunungkidul seperti perwakilan Bupati Gunungkidul, Bapak Camat, Bapak Lurah, Kapolres, dan masing-masing ketua Rt sekitar lokasi pesantren.

Ustadz Abdurrahim, selaku ketua panitia mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak terutama kepada donatur atas berdirinya pesantren masyarakat tersebut dan mengajak warga untuk mensyukuri karunia tersebut.

Sedang bapak Drh. Krisna Berlian selaku Staff Ahli Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Gunungkidul membacakan sambutan bupati Gunungkidul, Ibu Hj. Badingah, S.Sos. Dalam sambutan yang beliau bacakan, bupati Gunungkidul menyampaikan beberapa hal diantaranya mengajak warga, tokoh-tokoh masyarakat dan pesantren untuk bersinergi dan bekerjasama guna mewujudkan kabupaten Gunungkidul sebagai daerah tujuan wisata yang terkemuka dan berbudaya menuju masyarakat yang berbudaya saing, maju, mandiri dan sejahtera.
Kemudian di akhir sambutannya, bupati Gunungkidul tersebut dengan bacaan basmallah, meresmikan pemanfaatan pesantren dan mendoakan semoga Allah senantiasa meridhoi dan membimbing setiap langkah dan usaha kita … aamiin.

Semaraknya acara peresmian bisa dirasakan sejak awal acara. Di buka dengan 2(dua) buah lantunan nasyid dari Nasyid dari santri Pondok Mahasiswa Al Madinah Yogyakarta. Kemudian dilanjutkan sambutan oleh syeikh Ubaid AlKas. Dalam sambutannya syeikh Ubaid memberikan kiat dalam mewujudkan keturunan yang shalih dan shalihah.

“Untuk menghasilkan keturunan shalih dan shalihah, dekatkan mereka dengan masjid, dengan menjaga shalat 5 waktu, belajar Al Qur’an, menghadiri pengajian”. Jelas syeikh yang sudah kuasai beberapa kosakata bahasa Indonesia ini.

Acara kemudian dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada puluhan anak Yatim, pemberian 300 paket sembako untuk warga dan 101 paket alat tulis untuk anak-anak.

Acara peresmian Pondok Pesantren Masyarakat Al Madinah ini langsung dihadiri donatur utama yaitu Syeikh Jamal Khalfan – Hafidzahullah- , donasi berupa 1(satu) buah masjid, 3(tiga) ruang kelas dan 1(satu) rumah ustadz, yang mana beliau meniatkan untuk menjadi amal shalih ibu beliau. (Semoga Allah catat amal shalih beliau sebagai amal jariyah untuk ibu beliau … aamiin)

Usai prosesi tanda tangan prasasti dan potong pita, acara dilanjut dengan foto bersama warga. Dalam sesi foto bersama ini, kegiatan dilakukan secara bergelombang karena hampir sebagian besar menginginkan foto bersama Syeikh, mulai dari pejabat dan tokoh-tokoh setempat, juga bapak-bapak, ibu-ibu warga serta satgas keamanan desa pager. Kemudian acara ramah tamah bersama dipenghujung acara menambah kedekatan antar pejabat, panitia dan syeikh. Semoga keberadaan pondok pesantren masyarakat Al Madinah di Gunungkidul bisa bersinergi dengan program pemerintah setempat, bisa berkolaborasi dengan gerakan dakwah yang sudah ada … aamiin.

Terbangunnya Pondok Pesantren Masyarakat Al Madinah ini terwujud, pertama atas Taufiq Allah kemudian atas kerjasama beberapa pihak yaitu Syeikh Jamal Khalfan selaku donatur, Yayasan Nida Al Manabir, Yayasan Al Madinah Nusantara dan Warga setempat. Tentunya tak ketinggalan, selaku inisiator dan pemilik lahan pesantren yaitu Yayasan Pendidikan Wahdah Islamiyyah Yogyakarta atau YPWIY.

Tinggalkan Balasan