Diary Guru

GERABAH MEMBAWA BERKAH

Kebon Ndeso, Ahad, 23 April 2017

Brosur lomba mewarnai gerabah sudah dibagikan kepada para santri TTA-MIA sejak beberapa pekan sebelum hari pelaksanaan, namun sampai mendekati hari H tidak terlihat minat yang antusias. Hanya Aisyah Siraj (TK A) yang terlihat antusias mendaftar. Dan pada akhirnya dari pihak sekolah baik TTA-MIA memutuskan memilih beberapa santri lagi untuk ikut serta meramaikan yaitu Luqman Hidayat (TK A, Muhammad, Nanda, dan Tsaqif dari MI kelas 1.

Tiba harinya untuk lomba. Pukul 07.30 WIB,  para santri dengan didampingi orangtua beserta ustadzah Lukluk dan ustadz Amin berkumpul di sekolah. Kemudian  kami berangkat beriringan menuju arena outbond Kebon Ndeso jl Palagan km 9.   Sesampainya disana, kami mulai  mempersiapkan anak-anak dan memberi motivasi.

 

Jadwal perlombaan yang seharusnya dimulai pukul 08.00 ternyata baru dimulai pukul 09.00. Tiba waktunya lomba dimulai dan anak-anak mulai mewarnai dengan didampingi ustadz dan ustadzah. Anak-anak terlihat senang sekali mencampur aduk warna dengan kuasnya kemudian  mewarnai gerabah sesuai imajinasinya sendiri sampai pukul 10.20 pada batas akhir waktu lomba.

Setelah selesai, saatnya penjurian dan jurinya pun tidak tanggung-tanggung mereka datangkan seniman dari Amerika, Jepang, dan Indonesia. Sambil menunggu penjurian, anak-anak tertarik mencoba wahana waterprosoot dan bermain bola kolam renang, walisantri pun menunggu dengan mengobrol dan berkenalan dengan orang baru bahkan ada yang mencoba wahana terapi ikan. Disela sela waktu tersebut, aisyah siraj pun mengikuti senam yang dipandu mc dan menampilan nasyid ke atas panggung.

 

Setelah menunggu lama dan kepanasan akhirnya pengumuman pun dimulai dari usia playgroup, lalu usia TK dan terpanggilah nama Aisyah siraj sebagai juara 2 kategori TK. Kami sempat tidak percaya dan tercengang, lalu ustadzah maju ke panitia untuk memastikan dan  ternyata masyaAllah  benar dari TK Al Wahdah. Dan belum hilang rasa tidak percaya campur bersyukur terpanggilah nama muhammad juara 1 kategori SD. Maka semakin bertambahlah lagi rasa tidak percaya itu. Lalu kami ulangi  bertanya dan masyaAllah benar dari MI Al Wahdah. Alhamdulillah, allahu akbar.

Rasa syukur dan bahagia yang kami rasakan saat itu terasa indah sekali. Setelah itu, anak-anak yang mendapat juara naik ke panggung dan foto bersama juri untuk serah terima piala dan hadiah lainnya. Disisi lain, anak-anak yang belum mendapat juara sempat sedih dan menangis tetapi ustadzah dan orangtua menyemangati dan tetap berusaha insyaAllah lain waktu ada kesempatan mendapat juara.

 

Waktu sudah menunjukkan pukul 11.45, kami memutuskan kembali ke rumah masing-masing.

 

“Ditulis oleh Ustadzah Lukluk”

Tinggalkan Balasan