Dunia Anak

Liputan Seminar Pedidikan ~ Agar Buah Hati Berakhlak Islami Sejak Dini

IMG00892-20150516-0944[1]

Bismillah

Alhamdulillah hari Sabtu tanggal 16 Mei 2015 yang lalu kami telah mengadakan seminar pendidikan bertajuk; Agar Buah Hati Berakhlak Islami Sejak Dini (Problematika dan Solusinya) di Auditorium Kampus MMTC Yogyakarta.

Seminar yang dihadiri kurang lebih 220 peserta ini menghadirkan Ustadz Ridwan Hamidy, Lc., M.P.I, MA ketua MIUMI (Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia) Yogyakarta dan Ustadz Mohammad Fauzil Adhim, S.Psi pakar parenting dan penulis nasional selaku narasumber.

Seminar yang berlangsung dari pagi hingga menjelang dhuhur ini juga dimeriahkan oleh penampilan santri-santri TTA dan MI Al-Wahdah. Santri TTA Al-Wahdah mempersembahkan hafalan beberapa hadits dan surat At-Thariq sementara santri MI Al-Wahdah mempersembahkan hafalan beberapa adab dan surat Al-Mursalat.

Seminar ini berjalan cukup lancar. Antusias peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada narasumber. Sebagian besar pertanyaan peserta berkisar pada bagaimana cara membentuk karakter seorang anak agar islami, rabbani, dan qur’ani sejak dini sebagaimana materi yang dibawakan oleh dua narasumber seminar tersebut.

Kedua narasumber memberikan penekanan bahwa karakter atau sikap seorang anak terbentuk bukan semata-mata karena pengaruh lingkungan. Karena jika demikian, tentu hari ini kita tidak akan mendapati seorang anak yang shalih yang tumbuh di lingkungan yang kurang baik, ataupun sebaliknya.

Pembentukan karakter anak sebenarnya banyak dipengaruhi oleh didikan orang tua dan guru di sekolah, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam…

“Tidaklah setiap anak yang lahir kecuali dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka kedua orangtuanyalah yang akan menjadikannya sebagai Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” (H.r. Imam Malik, Imam Ahmad, Imam Al-Bukhar, dan Al-Imam Muslim).

Akhirnya, seminar ditutup dengan nasehat agar setiap orangtua senantiasa mendidik anak-anak mereka dengan didikan yang benar sesuai bimbingan dari tauladan kita yang mulia Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam.

Kami selaku pelaksana memohon maaf atas banyaknya kekurangan di sana sini. Kami memohon ampunan dari Allah sekiranya ada yang dirugikan dalam hal ini. Semoga di kegiatan berikutnya kami jauh lebih baik.

Tak lupa pula kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan seminar ini. Begitupula pada para peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Seminar ini dapat berjalan semata-mata karena ridha dan pertolongan dari Allah Subhanahu wata’ala. Semoga Allah mempertemukan kita kembali di kegiatan bermanfaat selanjutnya.

.

Tinggalkan Balasan