Dunia Anak

Salsabila, Juara Lomba Menghafal Al-Qur’an

Salsabila, Juara Lomba Menghafal Al-Qur’an

Kabar gembira datang lagi dari alumni TTA Al-Wahdah Yogyakarta. Setelah beberapa tahun lalu Muna, alumni TTA Al-Wahdah menjadi juara tahfidz di sekolahnya, baru-baru ini tampil lagi alumni TTA Al-Wahdah yang menunjukkan prestasi terbaiknya. Namanya Latifah Salsabila, biasa dipanggil dengan Salsa. Tahun ini ia menamatkan pendidikan dari TTA Al-Wahdah dan melanjutkannya di salah satu sekolah islam yang ada di daerah Sayegan.

Beberapa hari yang lalu Salsa mengikuti Musabaqah Hafalan Qur’an dan Alhamdulillah keluar sebagai juara ketiga. Gadis kecil berusia 6 tahun itu berhasil menjadi juara meski ia tercatat sebagai peserta termuda. Ia berhasil mengalahkan pesaing-pesaingnya, yang tentu tidak mudah.

Salsabila, Juara Lomba Menghafal Al-Qur’an
Salsabila, Juara Lomba Menghafal Al-Qur’an

Lalu, apakah Salsa memenangkan perlombaan tersebut hanya dengan latihan yang singkat? Jawabannya tentu saja tidak. Memenangkan lomba menghafal Al-Qur’an kuncinya harus bisa menghafal Al-Qur’an terlebih dahulu. Dan seperti yang kita ketahui, butuh waktu dan proses yang tidak sebentar untuk hal tersebut. Seseorang juga butuh metode yang tepat agar mudah menghafal surat-surat dalam Al-Qur’an.

Sejak usia 5 tahun Salsa telah mengenyam pendidikan di TTA Al-Wahdah Yogyakarta, sekolah yang sejak awal berdiri memiliki visi ‘Membangun dan Menghasilkan Generasi Yang Gemar Menghafal Al Qur’an’ dan selalu berupaya menumbuhkan rasa cinta di hati para santri terhadap Al-Qur’an sejak dini.

Ketika pertama kali menjadi santri TTA, Salsa sudah memperlihatkan kelebihannya dibanding anak-anak yang lain, yakni sudah bisa membaca Al-Qur’an. Karena itu, membimbingnya untuk menghafal Al-Qur’an tidaklah sulit. Ditambah dengan metode klasikal dan privat yang difasilitasi oleh TTA Al-Wahdah, Salsa menjadi salah satu santri yang hafalan Al-Qur’annya baik. Dan pada akhirnya ia bisa menunjukkan hal tersebut dengan memenangkan lomba menghafal Al-Qur’an, Masyaa Allah.

Tentu, sebagai asatidzah kami turut bangga dengan prestasi tersebut. Hal ini sekaligus menjadi motivasi kami agar terus memberikan yang terbaik kepada santri secara khusus dan kepada masyarakat secara umum. Kami menyadari betul bahwa semua kebaikan ini semata-mata datangnya dari Allah Subhana wata’ala, karenanya kami terus memohon kepada Allah agar tetap mengokohkan kami di atas jalan perjuangan ini. Semoga Allah terus memberikan kekuatan dan kesabaran. Serta tetap memberikan taufiq-Nya agar apa yang kami lakukan senantiasa berbuah pahala dan kebaikan.

Dan semoga, akan terus lahir anak-anak seperti Muna dan Salsa, akan terus lahir anak-anak yang gemar menghafal dan mencintai Al-Qur’an. Aaminn Ya Rabbal’alamin.

Wallahua’lam

_Ustadzah HD_ (Jogja, di Jumat pagi yang penuh berkah)

.

Tinggalkan Balasan